Proses Protes Kreatif Tentang Komersialisasi Pendidikan UGM
- posted by admin on Aug 29, 2010 in unconventional media | 0 Comments
Anak tukang sampah mau sekolah di UGM ??? MIMPI !!!, mahalnya biaya pendidikan di UGM memustahilkan anak-anak bangsa yang cerdas untuk berhak mendapat pendidikan layak, ini terbukti dari pengakuan seorang kawan Abia Nanthra Martin “di daerah saya ada seorg anak ketrima di ugm.tp dy gg bisa msuk ugm. krna gg bisa bayar cash..nah skrg mlh parkir…” hal tersebut menjadi salah satu faktor kegelisahan kawan-kawan GERTAK UGM tentang banyaknya keputusan para pejabat yang “mengkomersialkan” pendidikan kampus mereka (UGM), kegelisahan tersebut terwujud dalam satu PROTES KREATIF.
Salah satu personel rekarupa (rahmat rekarupa) yang notabene juga mantan mahasiswa FIB UGM Jurusan Sastra Asia Barat menceritakan kegelisahan tersebut disela obrolan santai studio rekarupa.
Munculah gagasan “nakal” untuk merubah semua unsur huruf “S” menjadi “$” (idom internasional tentang uang) salah satunya adalah sign system bertuliskan “DILARANG BERJUALAN TANPA IJIN DI WILAYAH KAMPUS UGM” yang ada diwilayah kampus UGM menjadi “DILARANG BERJUALAN TANPA IJIN DI WILAYAH KAMPU$ UGM”. Respon nakal itu diharapkan mampu menjadi penerapan unconventional media unik agar mengundang orang untuk tertarik mendokumentasikan (online/offline), Sehingga target berkesinambungan (viral) untuk memperluas jangkauan media informasi ini bisa terwujud.
Gagasan itu kami sampaikan kepada tim GERTAK. Penjelasan yang runtut menyebabkan mereka menyambut baik dengan sangat antusias dan malam tadi, minggu 29 agustus 2010 dini hari terjadilah eksekusi karya bersama rekarupa & GERTAK (thanks GOD to Damar, Matahari dan ibe)
kemudian tindak lanjut dari karya tersebut adalah penyerahan PETISI kepada rektor UGM yang akan dilaksanakan tim GERTAK senin 30 Agustus 2010
Silahkan menikmati dan apabila berkenan silahkan memberikan saran
terimakasih








